akademicpns.co.id — CPNS Kejaksaan menjadi salah satu pilihan karier yang banyak diminati karena menawarkan peluang bekerja di bidang penegakan hukum dan pemerintahan. Namun, masih banyak calon pelamar yang bertanya apakah semua jurusan kuliah memiliki kesempatan untuk mendaftar CPNS Kejaksaan. Setiap formasi memiliki persyaratan pendidikan yang berbeda sesuai kebutuhan instansi, sehingga penting untuk mengetahui jurusan apa saja yang berpeluang dibutuhkan. Selain itu, bagi yang memiliki cita-cita menjadi jaksa, memahami jurusan yang paling sesuai dapat membantu menentukan pilihan pendidikan sejak awal.
Apakah Semua Jurusan Bisa Mendaftar CPNS Kejaksaan?
Tidak semua jurusan kuliah dapat langsung mendaftar CPNS Kejaksaan. Setiap formasi memiliki persyaratan pendidikan tertentu sesuai kebutuhan jabatan yang tersedia. Jadi, peluang kamu untuk mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan bergantung pada kesesuaian jurusan yang kamu miliki dengan kualifikasi pendidikan pada formasi yang dibuka.
Banyak orang mengira bahwa hanya lulusan hukum yang bisa bekerja di Kejaksaan, padahal tidak selalu demikian. Selain bidang hukum, Kejaksaan juga membutuhkan tenaga dari berbagai jurusan pendukung seperti administrasi, keuangan, dan teknologi informasi. Karena itu, kamu perlu memahami persyaratan setiap formasi agar mengetahui apakah jurusan yang kamu tempuh sesuai dengan peluang CPNS Kejaksaan 2026.
Daftar Jurusan CPNS Kejaksaan 2026 yang Berpeluang Dibutuhkan
Sampai pengumuman resmi CPNS Kejaksaan 2026 diterbitkan, daftar jurusan yang dibutuhkan belum dapat dipastikan. Namun, kamu bisa menggunakan pola formasi tahun sebelumnya sebagai gambaran awal. Kejaksaan tidak hanya membuka peluang untuk lulusan Hukum, tetapi juga untuk jurusan teknis dan pendukung lainnya.
Berikut beberapa kelompok jurusan yang berpeluang relevan dalam CPNS Kejaksaan:
- Hukum: S-1 Hukum atau S-1 Ilmu Hukum, terutama untuk jabatan yang berkaitan dengan penegakan hukum dan jalur Jaksa Ahli Pertama.
- Akuntansi, Keuangan, dan Perpajakan: Akuntansi, Manajemen, Ekonomi, Perpajakan, serta Manajemen Keuangan untuk formasi keuangan, audit, perencanaan, atau pengadaan.
- Teknologi Informasi: Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, dan Teknik Komputer untuk jabatan pranata komputer, pengelolaan sistem, data, atau forensik digital.
- Administrasi dan Manajemen: Administrasi Negara, Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Manajemen, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen SDM untuk formasi administrasi, perencanaan, atau pengelolaan kepegawaian.
- Kearsipan dan Perpustakaan: Kearsipan, Ilmu Perpustakaan, Sekretari, serta Administrasi Perkantoran untuk jabatan arsiparis, pengelola dokumen, atau layanan informasi.
- Statistik dan Data: Statistik, Matematika, Matematika Terapan, dan Sains Data untuk formasi statistisi, analisis data, atau perencanaan berbasis data.
- Bahasa Asing: Bahasa Inggris, Sastra Inggris, Bahasa Arab, Sastra Arab, Bahasa Mandarin, atau Sastra Mandarin untuk jabatan penerjemah sesuai kebutuhan formasi.
- Kesehatan: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Gizi, Teknologi Laboratorium Medis, dan bidang kesehatan lain untuk jabatan tenaga kesehatan.
Daftar tersebut bukan jaminan seluruh jurusan akan tersedia pada CPNS Kejaksaan 2026. Saat pendaftaran dibuka, kamu tetap harus mencocokkan nama jurusan dan jenjang pendidikan pada ijazah dengan kualifikasi yang tercantum dalam formasi resmi.
Catatan: Daftar jurusan tersebut merupakan gambaran bidang pendidikan yang berpotensi dibutuhkan. Formasi resmi CPNS Kejaksaan 2026 tetap mengikuti pengumuman dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.
Jurusan Apa yang Paling Cocok Jika Ingin Menjadi Jaksa?
Jika kamu ingin menjadi jaksa melalui CPNS Kejaksaan, jurusan yang paling relevan adalah S-1 Hukum atau S-1 Ilmu Hukum. Pada seleksi CPNS Kejaksaan 2024, kedua jurusan tersebut menjadi kualifikasi pendidikan untuk jabatan Jaksa Ahli Pertama. Karena itu, lulusan Hukum memiliki jalur pendidikan yang paling sesuai untuk mengikuti seleksi calon jaksa.
Berikut alasan mengapa jurusan Hukum paling cocok untuk menjadi jaksa.
Sesuai dengan Kualifikasi Jabatan Jaksa
Jabatan Jaksa Ahli Pertama pada formasi CPNS Kejaksaan sebelumnya mensyaratkan pelamar berasal dari S-1 Hukum atau S-1 Ilmu Hukum. Artinya, kamu perlu memiliki latar belakang pendidikan hukum agar dapat melamar pada jalur tersebut.
Namun, syarat pendidikan dapat berubah pada setiap pembukaan seleksi. Kamu tetap harus memeriksa pengumuman CPNS Kejaksaan 2026 saat sudah dirilis secara resmi.
Mempelajari Materi yang Relevan dengan Tugas Jaksa
Selama kuliah Hukum, kamu akan mempelajari dasar-dasar ilmu yang berkaitan dengan tugas Kejaksaan, seperti:
- Hukum pidana
- Hukum acara pidana
- Hukum pidana khusus
- Hukum perdata
- Hukum tata usaha negara
- Hukum administrasi negara
- Etika profesi hukum
- Teknik penyusunan dokumen hukum
Materi tersebut penting karena jaksa bekerja dalam proses penegakan hukum, terutama pada tahap penuntutan perkara pidana dan pelaksanaan putusan pengadilan.
Materi SKB Jaksa Juga Berbasis Ilmu Hukum
Lulusan Hukum tidak hanya unggul dari sisi syarat pendidikan, tetapi juga lebih relevan saat menghadapi Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB. Pada SKB CPNS Kejaksaan untuk jabatan Jaksa Ahli Pertama tahun 2024, materi yang diujikan mencakup:
- Asas-asas hukum pidana
- Hukum pidana
- Hukum acara pidana
- Hukum pidana khusus
- Hukum perdata
- Hukum tata usaha negara
Karena itu, kamu perlu memahami teori hukum sekaligus mampu menerapkannya pada kasus atau persoalan hukum.
Lulusan Hukum Tetap Harus Lolos Seluruh Tahapan Seleksi
Memiliki ijazah Hukum tidak otomatis membuat kamu menjadi jaksa. Kamu tetap harus memenuhi seluruh persyaratan dan tahapan seleksi yang ditetapkan Kejaksaan, seperti:
- Lolos seleksi administrasi
- Memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi
- Lolos Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD
- Lolos Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB
- Memenuhi persyaratan kesehatan, dokumen, dan ketentuan lain pada formasi
- Mengikuti proses pemberkasan hingga penetapan akhir
Kemampuan yang Perlu Kamu Bangun Sejak Kuliah
Selain mengejar nilai akademik, kamu perlu mengembangkan kemampuan yang akan mendukung karier sebagai jaksa, antara lain:
- Menganalisis kasus hukum
- Membaca dan memahami peraturan perundang-undangan
- Menulis dokumen hukum
- Menyusun argumentasi yang logis
- Melakukan riset hukum
- Berkomunikasi secara formal dan jelas
- Memahami isu pidana serta proses peradilan pidana
Jadi, S-1 Hukum atau S-1 Ilmu Hukum menjadi jurusan paling tepat jika kamu ingin menjadi jaksa. Namun, keberhasilan masuk CPNS Kejaksaan tetap bergantung pada kesesuaian syarat formasi, kesiapan menghadapi SKD dan SKB, serta kemampuan kamu memenuhi seluruh ketentuan seleksi yang berlaku.
Jurusan Non-Hukum yang Bisa Masuk Kejaksaan
Lulusan non-Hukum tetap punya peluang bekerja di Kejaksaan melalui formasi teknis, administrasi, keuangan, teknologi, layanan kesehatan, dan bidang pendukung lainnya. Namun, kamu perlu ingat bahwa daftar jurusan CPNS Kejaksaan 2026 baru bisa dipastikan setelah pengumuman resmi diterbitkan. Daftar di bawah ini memakai formasi CPNS Kejaksaan 2024 sebagai gambaran, sehingga tidak bisa dianggap sebagai kepastian formasi 2026.
Akuntansi, Keuangan, dan Perpajakan
Lulusan Akuntansi dan bidang keuangan dapat memiliki peluang pada jabatan yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran, audit, aset, maupun pengadaan barang dan jasa.
Beberapa jurusan yang pernah tercantum dalam formasi Kejaksaan meliputi:
- S-1 Akuntansi
- D-IV Akuntansi Sektor Publik
- S-1 Manajemen
- S-1 Manajemen Pajak
- D-IV Manajemen Keuangan
- D-IV Manajemen Pajak
- D-IV Akuntansi Perpajakan
Jabatan yang dapat relevan antara lain Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Pertama, Auditor Ahli Pertama, Perencana Ahli Pertama, dan Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama.
Teknologi Informasi dan Komputer
Kejaksaan juga membutuhkan tenaga teknologi untuk mendukung sistem digital, pengelolaan data, pengembangan aplikasi, hingga pemeriksaan bukti elektronik.
Jurusan yang berpotensi relevan meliputi:
- S-1 Ilmu Komputer
- S-1 Sistem Informasi
- S-1 Teknik Informatika
- S-1 Teknologi Informasi
- S-1 Sistem dan Teknologi Informasi
- S-1 Sains Komputasi
- D-IV Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
- D-IV Teknologi Rekayasa Komputer
- D-IV Teknologi Rekayasa Elektronika
Pada formasi CPNS Kejaksaan 2024, jurusan tersebut berkaitan dengan jabatan seperti Pranata Komputer Ahli Pertama dan Pemeriksa Forensik Digital.
Administrasi, Manajemen, dan Sumber Daya Manusia
Lulusan Administrasi, Manajemen, dan bidang kebijakan publik dapat mengincar jabatan yang mendukung tata kelola organisasi, perencanaan, kepegawaian, serta pengelolaan program kerja.
Contoh jurusan yang pernah dibutuhkan meliputi:
- S-1 Administrasi Negara
- S-1 Administrasi Publik
- S-1 Administrasi Bisnis
- S-1 Ilmu Pemerintahan
- S-1 Manajemen
- S-1 Manajemen dan Kebijakan Publik
- S-1 Studi Kebijakan Publik
- D-IV Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
- S-1 Psikologi
Jurusan tersebut dapat relevan untuk jabatan seperti Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, dan Perencana Ahli Pertama.
Kearsipan, Perpustakaan, dan Sekretari
Bidang administrasi dokumen juga penting di lingkungan Kejaksaan karena instansi ini menangani banyak arsip, dokumen perkara, surat dinas, dan rekaman informasi.
Jurusan yang dapat relevan antara lain:
- S-1 Kearsipan
- D-IV Kearsipan
- D-IV Kearsipan Digital
- D-IV Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
- S-1 Ilmu Perpustakaan
- S-1 Ilmu Informasi dan Perpustakaan
- D-IV Perpustakaan Digital
- D-III Sekretaris
- D-III Administrasi Perkantoran
- D-III Administrasi Publik
Formasi yang pernah tersedia mencakup Arsiparis Ahli Pertama, Arsiparis Terampil, dan Pustakawan Ahli Pertama.
Bahasa Asing
Lulusan bahasa asing juga dapat memiliki peluang melalui jabatan penerjemah. Bidang ini relevan untuk kebutuhan dokumen, kerja sama internasional, atau penanganan informasi dalam bahasa asing.
Pada CPNS Kejaksaan 2024, terdapat jabatan penerjemah untuk beberapa bahasa, yaitu:
- Penerjemah Bahasa Arab
- Penerjemah Bahasa Inggris
- Penerjemah Bahasa Mandarin
Jurusan yang tercantum antara lain S-1 Sastra Arab, S-1 Bahasa Arab, S-1 Bahasa Inggris, S-1 Sastra Inggris, S-1 Bahasa Mandarin, serta S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin.
Statistik, Matematika, dan Sains Data
Lulusan Statistik dan bidang data berpeluang pada jabatan yang berkaitan dengan pengolahan data, analisis informasi, pemantauan kinerja, serta penyusunan laporan kelembagaan.
Jurusan yang pernah tercantum dalam formasi meliputi:
- D-IV Sains Data Terapan
- S-1 Matematika
- S-1 Matematika Terapan
- S-1 Statistik
- S-1 Statistika Terapan
Pada formasi sebelumnya, jurusan tersebut relevan untuk jabatan Statistisi Ahli Pertama.
Kesehatan
Kejaksaan tidak hanya membutuhkan pegawai teknis dan administrasi. Pada formasi sebelumnya, Kejaksaan juga membuka kebutuhan tenaga kesehatan untuk mendukung layanan kesehatan di lingkungan institusi.
Beberapa jurusan yang pernah dibutuhkan antara lain:
- D-III Farmasi
- D-III Kebidanan
- D-III Keperawatan
- D-III Analis Kesehatan
- D-III Teknologi Laboratorium Medik
- S-1 Gizi
- S-1 Ilmu Gizi
- Profesi Dietisien
Jabatan yang tersedia pada formasi sebelumnya mencakup Asisten Apoteker Terampil, Bidan Terampil, Perawat Terampil, Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil, dan jabatan terkait gizi. Untuk jabatan kesehatan tertentu, pelamar biasanya perlu memenuhi persyaratan tambahan seperti STR yang masih berlaku.
Jadi, lulusan non-Hukum tetap bisa mendaftar CPNS Kejaksaan. Kuncinya adalah mencocokkan nama jurusan pada ijazah dengan kualifikasi pendidikan yang tercantum dalam formasi resmi. Jangan memilih jabatan hanya berdasarkan nama instansinya. Baca syarat pendidikan, dokumen tambahan, serta ketentuan khusus setiap jabatan sebelum mendaftar.
Cara Lulusan Non-Hukum Memilih Formasi CPNS Kejaksaan
Lulusan non-Hukum tetap bisa mendaftar CPNS Kejaksaan selama jurusan dan jenjang pendidikan pada ijazah sesuai dengan kualifikasi formasi. Saat pendaftaran dibuka, cek detail jabatan melalui SSCASN dan pengumuman resmi Kejaksaan.
Pastikan Jurusan dan Jenjang Pendidikan Sesuai
Cocokkan nama jurusan pada ijazah dengan daftar kualifikasi pendidikan dalam formasi. Jangan hanya mengandalkan bidang yang serupa karena setiap jabatan dapat menetapkan jurusan dan jenjang tertentu, seperti D3, D4, atau S1.
Pilih Jabatan yang Sesuai Kompetensi
Pilih formasi yang relevan dengan bidang kuliah agar lebih siap menghadapi seleksi kompetensi bidang.
- Akuntansi, Manajemen, Perpajakan: keuangan, audit, perencanaan, atau pengadaan.
- Teknik Informatika, Sistem Informasi, Ilmu Komputer: pranata komputer, data, sistem informasi, atau forensik digital.
- Administrasi dan Manajemen SDM: administrasi, perencanaan, dan pengelolaan kepegawaian.
- Kearsipan dan Perpustakaan: arsiparis, pengelolaan dokumen, atau layanan informasi.
- Statistik dan Sains Data: statistisi, analisis data, atau perencanaan berbasis data.
- Bahasa Asing: penerjemah sesuai bahasa yang dipersyaratkan.
- Kesehatan: jabatan tenaga kesehatan sesuai profesi dan dokumen pendukung.
Cek Seluruh Persyaratan Jabatan
Selain jurusan, perhatikan syarat lain seperti IPK, batas usia, akreditasi kampus, sertifikat kompetensi, STR bagi tenaga kesehatan, kemampuan bahasa asing, serta ketentuan lokasi penempatan. Satu syarat yang tidak terpenuhi dapat membuat kamu tidak lolos seleksi administrasi.
Pertimbangkan Kuota dan Lokasi Penempatan
Bandingkan jumlah formasi, lokasi penempatan, dan kesiapan kamu untuk bekerja di luar domisili. Jangan memilih jabatan hanya karena kuotanya besar. Pilih formasi yang paling sesuai dengan ijazah, kemampuan, dan rencana karier kamu.
Checklist Sebelum Memilih Formasi
Sebelum mendaftar, pastikan:
- Jurusan pada ijazah tercantum dalam formasi.
- Jenjang pendidikan sesuai.
- Semua syarat umum dan khusus terpenuhi.
- Jabatan relevan dengan kompetensi kamu.
- Kamu siap dengan lokasi penempatannya.
- Informasi berasal dari SSCASN dan kanal resmi Kejaksaan.
Lulusan non-Hukum tetap memiliki peluang di CPNS Kejaksaan. Kuncinya adalah teliti membaca kualifikasi pendidikan dan memilih jabatan yang benar-benar sesuai dengan latar belakang kamu.
Sudah menentukan formasi CPNS Kejaksaan yang sesuai dengan jurusan kamu? Konsultasi gratis bersama AP untuk mengetahui program bimbel yang tepat, strategi belajar SKD dan SKB, serta persiapan menuju seleksi Kejaksaan. Mulai persiapan lebih awal agar kamu bisa menghadapi setiap tahapan seleksi dengan lebih siap.
Referensi dan Sumber
- Kejaksaan Republik Indonesia. (2024). Pengumuman pelaksanaan seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2024 (PENG–11/C/Cp.2/08/2024). Kanal Seleksi CASN Kejaksaan RI.
https://rekrutmen.kejaksaan.go.id/pengumuman/detail/PENGUMUMAN-CPNS-TA-2024 - Kejaksaan Republik Indonesia. (2024). Pengumuman CPNS Kejaksaan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2024 [PDF]. Biro Kepegawaian Kejaksaan RI.
https://biropeg.kejaksaan.go.id/gambar/shares/pengumuman/pengumuman-cpns-20241724066386.pdf - Kejaksaan Republik Indonesia. (2024). Kanal Seleksi CASN Kejaksaan RI.
https://rekrutmen.kejaksaan.go.id - Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir. (2024, 18 Agustus). CPNS Kejaksaan 2024 buka 9.694 formasi, ini syarat dan cara daftar.
https://kejari-ogankomeringilir.kejaksaan.go.id/berita/s/cpns-kejaksaan-2024-buka-9-694-formasi-ini-syarat-dan-cara-daft-9d615 - Tirto.id. (2021, 1 Juli). Formasi lengkap CPNS Kejaksaan 2021 dan kualifikasi pendidikannya.
https://tirto.id/formasi-lengkap-cpns-kejaksaan-2021-dan-kualifikasi-pendidikannya-ggSk - Tribun-Timur. (2024, 8 April). Syarat daftar CPNS Kejaksaan 2024 lengkap daftar formasi terbaru, lulusan D3 berpotensi lulus.
https://makassar.tribunnews.com/2024/04/09/syarat-daftar-cpns-kejaksaan-2024-lengkap-daftar-formasi-terbaru-lulusan-d3-berpotensi-lulus - Tribunnews Aceh. (2024, 17 Agustus). Kejaksaan RI buka 9.694 formasi CPNS 2024, syarat ijazah SMA hingga S1, ini rincian formasinya.
https://aceh.tribunnews.com/2024/08/17/kejaksaan-ri-buka-9694-formasi-cpns-2024-syarat-ijazah-sma-hingga-s1-ini-rincian-formasinya - BKN. (n.d.). Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Badan Kepegawaian Negara.
https://sscasn.bkn.go.id - Liputan6.com. (2026, 19 Januari). Cek fakta: Tidak benar informasi rekrutmen CPNS Kejaksaan 2026.
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/6260854/cek-fakta-tidak-benar-informasi-rekrutmen-cpns-kejaksaan-2026 - Jalahoaks Jakarta. (2026, 27 Januari). Hoaks: Video dengan tautan untuk daftar seleksi CPNS Kejaksaan RI 2026.
https://jalahoaks.jakarta.go.id/detail/Hoaks-Video-dengan-Tautan-untuk-Daftar-Seleksi-CPNS-Kejaksaan-RI-2026



